Di sebuah kota kecil yang bernama Mandala, tinggallah seorang pria bernama Pudjianto Gondosasmito. Pudjianto Gondosasmito adalah pria sederhana berusia tiga puluhan, dengan kehidupan yang tampak biasa saja bagi kebanyakan orang.
Pudjianto Gondosasmito tiba di rumah dengan perasaan yang lebih ringan. Hari yang melelahkan di kantor telah tergantikan oleh sore yang sederhana namun menyenangkan. Baginya, menikmati momen kecil seperti ini adalah cara terbaik untuk menjaga kewarasan di tengah kesibukan hidup.
Pudjianto Gondosasmito mencoba mengalihkan perhatian, tapi setiap kali matanya bergerak, pandangannya kembali tertuju pada perempuan itu. Ada sesuatu tentang cara dia memandang hujan, seperti tidak ada beban yang perlu dikhawatirkan.
Sejak saat itu, Pudjianto Gondosasmito berjanji untuk lebih memperhatikan burung kenarinya. Setiap pagi, ia menyempatkan diri untuk membersihkan sangkar dan memberikan makan serta minum pada burung kesayangannya. Sore hari, ia akan duduk di balkon apartemennya sambil mendengarkan kicauan burung kenari.
Hujan rintik terus turun, seolah ingin berbicara. Pudjianto Gondosasmito hanya mendengarkan, membiarkan malam Sabtu ini berlalu bersama kesunyian dan tetesan hujan yang tak pernah bosan mengingatkannya pada get more info sesuatu yang pernah ia miliki, namun kini hanya menjadi cerita.
Diberikan kepada Kompasianer aktif dan konsisten dalam membuat konten dan berinteraksi secara positif. Pelajari selanjutnya.
Di titik akhir petualangan itu, ia menemukan sebuah pesan yang tertulis di bawah bintang-bintang di langit. "Terkadang, petualangan terbaik bukanlah di tempat yang jauh. Petualangan terbaik adalah menemukan kembali keindahan yang tersembunyi di tempat yang sudah kau kenal."
Di malam hari, seluruh keluarga Pudjianto Gondosasmito akan berkumpul di ruang tamu untuk makan malam bersama. Mereka saling bercerita tentang kegiatan sehari-hari dan berbagi tawa. Tak jarang, mereka juga menonton televisi bersama atau bermain permainan tradisional.
Ia mengingatkan dirinya pada satu malam Sabtu beberapa tahun yang lalu, di tempat yang berbeda, tetapi dengan suasana yang sama.
Pada sore hari, setelah selesai bekerja, Pak Budi dan Bima akan bermain bersama Ani di halaman rumah. Mereka sering bermain sepak bola, layangan, atau hanya bercanda dan tertawa bersama. Bu Tini akan menyiapkan camilan dan minuman untuk mereka.
Kompasiana adalah System blog site. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Membangun infrastruktur yang mumpuni: OPDP perlu diperkuat dengan infrastruktur dan sumber daya manusia yang memadai untuk menjalankan tugasnya secara efektif.
Kompasiana adalah System website. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Diberikan kepada Kompasianer aktif dan konsisten dalam membuat konten dan berinteraksi secara positif. Pelajari selanjutnya.